stri Sebagai Kekasih
Pemateri : Pak Adi J Mustafa
Jazakum Allahu khairan untuk akhwat filLaahi yang tekun menngikuti Kamus iniassalaamu'alaikum wa rahmat Allahi wa barakatuhualhamdulillah, ash shalaatu was salaamu 'alaa habibinaa wa qudwatinaa Muhammad ...Semoga jalasah ini menjadi sarana kita membina kepribadian kita, mendekatkan diri kepada Allah swtsiang ini saya akan teruskan kwartet kajian posisi Istri dalam kehidupan rumah tanggayang lalu kajian kita "Istri sbg Pembelajar"
Allah swt berfirman:
“Sebab itu maka wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada oleh karena Allahtelah memelihara mereka” (al Quran, surat an Nisa:34)
Wanita shalihah adalah sebaik-baiknya perhiasan bagi seorang suami dalam kehidupan di dunia.
Setelah ketaqwaan, tidak ada kebaikan yang lebih besar yMereka jika dipandang menarik hati. Senantiasa menjaga kehormatan dirinya dan suaminya.
Tutur katanya lembut menawan penuh ketaatan karena Allah semata. Penuh kesabaran menghadapi ujian kehidupan.
Mereka pelipur lara dikala duka. Kawan menyenangkan dalam keceriaan. Ketajaman jiwanya dapat merasakan kapan suami mereka berbahagia dan kapan dalam keadaan gundah gulana. Menjadi penyemangat selalu dalam menjunjung kebenaran.
Berbahagialah seorang suami yang mendapatkan istri shalihah. Ia adalah kekasih sejati. Akan sempurna kebahagiaan ini jika perannya sebagai suami, semakin mengokohkan peran istri sebagai kekasih sejatiSiapakah istri yang menjadi kekasih sejati?
Kekasih sejati itu ada pada ketaatannya kepada Allah dan sikapnya memelihara cinta kepada suami baik ketika berdekatan ataupun ketika berjauhan. Ini adalah cinta murni yang tak berkurang karena ruang memisahkan dan tak surut seiring berjalannya waktu.Cinta sejati hanya tumbuh jika disemai di atas ladang subur kecintaan kepada Allah ar Rahman.
Cinta yang tumbuh di atas iman. Dua orang yang saling mencinta karena Allah semata akan mendapatkan kelezatan iman. Pastilah ketentuan ini berlaku bagi pasangan suami-istri.(ada hadits yang menyatakan kelezatan iman akan diperoleh dengan 3 kondisi/syarat ... salah satunya mencintai saudaranya dengan landasan cinta kepada Allah saja)
Seorang suami memiliki peran penting dalam membantu menumbuhkan peran istri sebagai kekasih. Ia pun mesti menjadi kekasih sejati. Senantiasa memelihara hatinya untuk mencinta karena Allah semata.
Secara kejiwaan, ia mesti memelihara sikap lembut dan kasih sayang.
Senyum adalah shadaqah, maka istrinya menjadi orang yang paling ang dikaruniakan Allah kepada seorang hamba mukmin, kecuali istri yang shalihah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar